Friday, January 24, 2014

CheF AyiE in AcTion

Seharian di rumah membuat saya mempunyai banyak sekali waktu luang. Semua pekerjaan rumah sudah saya lakukan mulai dari membersihkan kamar, menyapu, mengepel, mencuci piring, dan akhirnya memasak. Saya ingin seperti ibu saya yang setiap hari  aktif menjadi ibu rumah tangga. Yang selalu memastikan kondisi rumahnya nyaman, yang selalu memasak makanan yang bergizi untuk keluarganya.
Sebetulnya, hari ini saya ingin membuat tahu jeletot, jajanan khas Bandung yang pedasnya selalu membuat ketagihan. Hanya saja, kendala terjadi ketika saya sudah berkeliling, masuk dari warung ke warung dan ternyata bahan-bahan yang saya butuhkan tidak tersedia. Wow, banjir yang hebat. Mulai dari BBM yang langka, kemudian gas yang semakin sulit ditemukan, harga-harga bahan makanan yang kian melambung dengan hebat, dan yang terakhir pada kenyataannya semua itu tidak tersedia di pasaran. Lumpuhnya akses keluar masuk kota Kudus membuat distribusi barang2 tersebut menjadi tersendat. Bahkan, untuk buah dan sayuran, berdasarkan info yang saya lihat di tv, semuanya membusuk sehingga mengakibatkan kerugian yang mencapai angka wooow..
Di kulkas saya hanya mendapati timun, wortel, kacang panjang, seledri, daun bawang, tahu, telur, bawang putih, bawang merah, beberapa gelintir cabe merah. Bapak saya kemudian menyarankan untuk membuat acar. Baiklah.. Marilah kita mencoba.
Bahan:
- Timun
- Kacang panjang
- Wortel
- Cabe merah diiris tipis
- Bawang merah diiris tipis
- Laos keprek
- Serai
- Lada bubuk dan penyedap rasa secukupnya
- Minyak goreng dan air secukupnya
- Cuka
Bumbu yang dihaluskan : 
- Bawang putih
- Kemiri
- Kunir
- Garam
- Gula
Cara membuat :
Bersihkan wortel, timun, dan kacang panjang. Potong sesuai selera. Tumis semua bumbu yang sudah dihaluskan, masukkan bawang merah dan cabe yang sudah diiris, tambahkan keprekan laos dan serai, tumis sampai harum, jangan terlalu gosong karena akan terasa pahit. Setelah itu, tambahkan air, setelah mendidih, masukkan cuka, aduk-aduk. Tambahkan lada bubuk dan penyedap rasa secukupnya. Masukkan wortel. Biarkan sebentar, kemudian masukkan kacang panjang, setelah hampir matang, masukkan timun, jangan terlalu lama agar tidak terlalu lembek. Biarkan sampai air menyusut. Dan, Acar ala Chef Ayie siap dihidangkan.
Untuk pelengkap, saya membuat mendoan tahu. Dengan nasi yang hangat, masakan saya pasti akan bertambah nikmat. Alhamdulillah, bapak dan adek mengatakan bahwa masakan saya enak. Saya senang sekali. Setidaknya langkah menuju ibu yang pintar memasak sudah semakin mendekat.
Saya akan terus belajar memasak, belajar bagaimana menjadi ibu yang baik di rumah. Walaupun saya belum menjadi seorang ibu, tapi jika memang Tuhan menghendaki, saya kelak pasti akan menjadi ibu.  Banyak yang bilang menjadi ibu tidak membutuhkan pembelajaran, itu naluri setiap wanita, tapi bukankah akan lebih baik jika semua itu dipersiapkan mulai sekarang, hingga ketika tiba saatnya, kita, wanita, akan menjadi ibu yang baik untuk anak-anak kita.
Salaam..

No comments:

Post a Comment